Desain Rumah Anti Banjir yang Bisa Diterapkan di Indonesia

Musim hujan sudah mulai datang. Dalam kondisi cuaca seperti ini, salah satu yang sering kali menjadi pembahasan tentu saja adalah tentang banjir. Beberapa kota di Indonesia masih secara rutin berjuang dengan bencana banjir. Tentu saja, pemerintah juga telah mempersiapkan solusi dan penanganan ketika ini terjadi. Meski demikian, setiap orang juga tentu harus selalu bersiap, terutama di area yang berpotensi mengalami banjir. Khususnya bagi yang ingin membangun rumah, mencari desain rumah anti banjir adalah hal yang sangat penting. Konstruksi dan desain rumah perlu dipertimbangkan dengan sangat matang untuk menghadapi kondisi yang ada. Dengan memiliki beberapa ide dan pilihan desain rumah anti banjir, ini bisa menjadi referensi bagi keluarga yang sedang merancang bangunan baru untuk tempat tinggal mereka. Dalam hal ini, ada beberapa pilihan yang bisa dijadikan pertimbangan dalam merencanakan suatu desain rumah anti banjir.

Desain Rumah Anti Banjir

rumah anti banjir

Salah satu yang sering kali dijadikan rujukan adalah rumah panggung. Indonesia sebenarnya tidak terlalu asing dengan desain rumah yang satu ini. Hal ini karena beberapa rumah adat tradisional yang ada di Indonesia pun sudah menerapkan desain yang satu ini. Selain karena alasan banjir ataupun alasan kebudayaan yang merupakan warisan dari nenek moyang, model rumah panggung juga sangat cocok sebagai bentuk perlindungan dari hewan buas yang mana di masa itu masih sering ditemui. Dalam hal ini, rumah panggung yang diadaptasikan di model rumah jaman sekarang tentu saja bisa sangat berbeda. Bentuk ini lebih dijadikan desain dasar, di mana rumah dibangun dengan menyisakan ruang di bawah lantainya. Desain ini tentu sangat cocok untuk menghadapi banjir karena air tidak akan menggenangi interior rumah, dan air akan berada di bawah lantai. Namun untuk itu, tentu konstruksi penyangga dari rumah panggung harus dipastikan sangat kokoh agar tidak mudah lapuk.

rumah anti banjir

Opsi lainnya adalah dengan menaikkan dataran rumah. Dalam hal ini, desain rumah anti banjir ini membuat rumah terangkat dari permukaan tanah di sekitarnya. Misalkan saja area jalan dijadikan patokan, dan pondasi rumah dibuat lebih tinggi dari kondisi jalan. Dengan cara ini, rumah memiliki ketinggian yang berbeda dan air tidak akan dengan mudah masuk ke dalam rumah ketika terjadi banjir atau bahkan sekedar hujan deras yang membuat area tergenang. Desain ini sebenarnya lebih sederhana daripada rumah panggung karena ini lebih menekankan pada penggunaan pondasi yang kokoh dan sedikit lebih tinggi dari permukaan tanah di sekitarnya. Di sekitar rumah pun disisakan area taman kecil dan saluran pembuangan air sebagai sarana resapan dan pencegahan agar air tidak menggenang di sekitar rumah.

baca lainnya:  Lingkup Kerja Bangunan Sipil

Hubungi Hotline Kami Untuk Desain Rumah Anti Banjir

rumah kontainer

Lalu, ada desain rumah yang juga tak kalah efektif. Desain rumah ini biasa disebut dengan desain rumah logam. Model ini sering dijumpai di rumah-rumah yang ada di negara Jepang. Negara ini mendesain rumah dengan persiapan matang untuk menghadapi bencana, khususnya gempa bumi dan juga banjir. Gempa bisa sering terjadi di Jepang, sehingga konstruksi rumah pun dibuat agar mampu beradaptasi dengan kondisi yang ada. Sesuai namanya, konstruki rumah ini memanfaatkan peran logam dalam bahan utamanya. Logam ini dipadukan dengan bahan atau material padat, khususnya beton. Pada dasarnya, fondasi utama adalah beton, tapi bagian dalam dan luarnya dilapisi dengan logam yang solid. Ini akan meningkatkan kekuatan konstruksi rumah. Di sisi lain, ketebalan yang terjalin antara logam dan beton akan memungkinkan air tidak mudah masuk ke dalam rumah.

hotline

Selain itu, yang juga banyak ditemukan sekarang adalah rumah dengan lebih dari satu lantai. Rumah dua lantai ini menjadi salah satu opsi yang banyak diterapkan saat ini. Selain untuk mengatasi keterbatasan lahan yang ada, ini juga bisa menjadi solusi yang tepat untuk mengatasi banjir. Tentu saja, dengan model dua lantai atau lebih, ruangan bawah lebih diprioritaskan untuk ruangan yang bersifat umum. Dengan demikian, benda berharga dan barang yang sangat rawan terhadap akan air lebih diprioritaskan di lantai atas. Ketika terjadi banjir pun, evakuasi bisa dilakukan dengan lebih mudah, dan struktur tangga dibuat agar mobilitas tetap bisa dilakukan dengan cepat. Konstruksi ini pun bisa dipadukan juga dengan desain lain, misalkan saja dengan membuat teras yang lebih tinggi dari permukaan tanah di sekitar rumah.